Latihan tabel perkalian
☰ Contents
Hafal tabel perkalian di luar kepala membuat semua hal lain dalam matematika jadi lebih cepat — pembagian, pecahan, persentase, dan setiap jalan pintas berhitung bersandar padanya. Kabar baiknya, kamu tidak perlu menggilas 144 perkalian. Sebagian besarnya datang cuma-cuma.
Yang benar-benar sulit cuma sekitar enam
Hanya enam fakta di tabel 12 × 12 yang benar-benar sulit: 6 × 6 = 36, 6 × 7 = 42, 6 × 8 = 48, 7 × 7 = 49, 7 × 8 = 56, dan 7 × 9 = 63. Tabelnya memuat 144 fakta, tapi kebanyakan gratis. Baris ×1 dan ×10 mengikuti aturan, ×2 adalah melipatduakan, dan ×5 serta ×9 punya pola. Setiap fakta juga punya kembarannya, karena 3 × 8 = 8 × 3, jadi mempelajari satu fakta mempelajari dua. Yang tersisa adalah bagian tengah tabelnya, tanpa pola untuk bersandar. Kalau seorang pembelajar belum tahu tabel 5, mulailah dari situ: jalan tercepat ke 6 × 7 adalah 5 × 7 + 7 = 35 + 7 = 42, jadi pelajari tabel 5 dulu. Untuk memeriksa, bangun fakta sulit dari fakta mudah: 7 × 8 adalah 7 × 4 = 28, dilipatduakan menjadi 56.
Mulai dari 144 itu, lalu buang semua yang sebenarnya bukan hafalan:
seluruh tabel, 10 × 10 = 100 fakta, sebelum aturan apa pun diterapkan
Singkirkan setiap aturan sampai hanya tersisa fakta-fakta yang sulit
- ×1 dan ×10 itu aturan, bukan hafalan. Tiga puluh enam langsung hilang.
- ×2 itu melipatduakan, dan hampir semua orang sudah bisa. Lalu ×5 dan ×9 punya pola yang begitu kuat sampai nyaris tak perlu dihafal (lihat di bawah).
- Setiap perkalian punya kembaran. 3 × 8 dan 8 × 3 adalah hafalan yang sama. Itu memangkas separuh dari sisanya.
Yang tersisa tinggal inti kecil — kira-kira 6×7, 6×8, 7×8, 7×9, 6×6 dan 7×7. Di kisi bawah ini semuanya ditandai.
Trik yang layak dipakai, tabel demi tabel
lipat jari 4: 3 jari di kiri adalah puluhan dan 6 di kanan adalah satuan, 9 × 4 = 10 × 3 + 6 = 36
Lipat jari yang menunjukkan hasil 9 × 8
×9 — pakai jari
Angkat sepuluh jari. Untuk 9 × 4, tekuk jari keempat: sisa 3 jari di kiri (30) dan 6 jari di kanan 36.
×5 — separuhkan, lalu ×10
separuh dari 8 adalah 40. Semua hasilnya berakhir dengan 0 atau 5.
×4 — lipat dua, lalu lipat dua lagi
28. Begitu juga ×8: lipat dua, lipat dua, lipat dua.
×11 — ulangi angkanya
Untuk satu angka, tinggal dikembarkan: 11 × 7 = 77. Untuk dua angka, jumlahkan keduanya lalu sisipkan hasilnya di tengah: 253.
×3 — lipat dua, lalu tambah satu lagi
dua kali 7 adalah 14, ditambah 21. Berguna selama tabel 3 masih belum mengendap.
×6 — tabel 5 yang sudah kamu kuasai, tambah satu
, ditambah 42. Ini jalan tercepat menuju bagian tengah kisi yang sulit, justru karena tabel 5 itu mudah.
Sekarang kamu
75 × 4
45 × 8
Apa yang ditunjukkan kisi tabel perkalian?
Tabel perkalian menunjukkan setiap hasil kali dalam satu kotak: bilangan tempat sebuah baris bertemu sebuah kolom adalah bilangan baris dikali bilangan kolom. Cari baris 4 dan kolom 6, dan kotaknya berisi 24, karena 4 × 6 = 24. Tiap hasil kali juga adalah persegi panjang berisi kotak-kotak, 4 baris berisi 6, dan itulah sebabnya tabelnya simetris: putar persegi panjangnya ke samping dan ia menjadi 6 baris berisi 4, kotak yang sama sebanyak 24. Jadi 6 × 4 = 4 × 6, dan setiap fakta di satu sisi diagonal berulang di sisi lainnya. Untuk tabel dari 3 sampai 9, itu memangkas 49 kotak menjadi 28 fakta berbeda. Diagonalnya adalah kasus tanpa kembaran: 7 × 7 = 49 adalah bilangan kuadrat, dan hanya muncul sekali. Untuk memeriksa sebuah kotak, hitung sepanjang barisnya dalam langkah sebesar bilangan kolomnya: 6, 12, 18, 24 mencapai 4 × 6 dalam empat langkah.
titik yang sama, diputar: 4 × 5 dan 5 × 4
Buat dua puluh empat, lalu buat dengan cara lain
| × | 3 | 4 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 3 | 9 | 12 | 18 | 21 | 24 | 27 |
| 4 | 12 | 16 | 24 | 28 | 32 | 36 |
| 6 | 18 | 24 | 36 | 42 | 48 | 54 |
| 7 | 21 | 28 | 42 | 49 | 56 | 63 |
| 8 | 24 | 32 | 48 | 56 | 64 | 72 |
| 9 | 27 | 36 | 54 | 63 | 72 | 81 |
Satu yang layak dipegang: 56 = 7 × 8 terbaca 5, 6, 7, 8.
Sekarang kamu
Sekarang persegi panjangnya diputar ke sampingnya. Berapa banyak persegi?
Berapa banyak persegi?
Latihan perkalian
Pilih satu tabel dan jawab sebanyak mungkin dalam enam puluh detik.
2 × 4
Satu tabel sekaligus, selama enam puluh detik. Latih tabel mana pun di aplikasi
Cara berlatih supaya melekat
Latih tabel perkalian dengan urutan yang diacak selama beberapa menit tiap hari, dan buat tiap fakta muncul kembali lebih cepat kalau kamu salah dan lebih lambat kalau kamu benar. Sesi yang bagus adalah lima menit soal seperti 7 × 8, lalu 3 × 9, lalu 6 × 4, tak pernah satu tabel secara berurutan. Urutan acak berhasil karena tiap jawaban harus ditarik dari ingatan, dan setiap kali sebuah fakta ditarik, ia menjadi lebih mudah ditemukan kali berikutnya. Tersebar sepanjang hari, itu bertahan lebih lama daripada satu jam yang dijejalkan. Sebuah fakta yang terus salah, seperti 7 × 8 = 56, mendapat rencana khusus: keluarkan dari soal berwaktu, bangun dari fakta yang kamu tahu, 7 × 4 = 28 dilipatduakan, dan kembalikan begitu ia benar tiga kali berturut-turut. Kecepatan datang terakhir, setelah ketepatan. Untuk memeriksa apakah sebuah tabel sudah melekat, tanyakan faktanya dalam urutan acak seminggu kemudian.
Acak urutannya
Melafalkan "3, 6, 9, 12…" membentuk rantai, bukan ingatan: ditanya 3 × 7 mendadak, orang yang belajar lewat rantai akan menghitung dari awal.
Sebentar saja, tiap hari
Lima menit sehari lebih berguna daripada satu jam pada hari Minggu: sepuluh tarikan yang tersebar sepuluh hari lebih berharga daripada lima puluh tarikan dalam sekali duduk.
Biarkan jedanya melebar
Jarak yang makin melebar itu disebut pengulangan berjarak, dan itu sebabnya aplikasi latihan yang baik mengalahkan lembar soal — lembar soal menanyakan semuanya sama rata, perlu atau tidak.
Kejar kecepatan setelah ketepatan
Menghitung waktu untuk perkalian yang belum mantap justru mengajari menebak. Pastikan benarnya dulu dan bisa diandalkan; kecepatannya akan datang sendiri.
Rencana empat minggu
Rencana empat minggu mempelajari tabel yang mudah dulu dan menyimpan enam fakta sulit untuk terakhir, dengan lima menit latihan acak tiap hari. Minggu 1 mencakup tabel ×1, ×2, ×5, dan ×10, yang mengikuti aturan: 7 × 10 = 70, dan 7 × 5 = 35 adalah separuhnya. Minggu 2 menambahkan tabel 9 dengan jari dan tabel 3 dengan melipatduakan lalu menambah satu lagi, jadi 3 × 8 = 16 + 8 = 24. Minggu 3 menambahkan tabel 4 dan 8 lewat melipatduakan: 8 × 6 adalah 6 dilipatduakan tiga kali, 12, 24, lalu 48. Minggu 4 adalah enam fakta sulit, seperti 6 × 7 dan 7 × 8, satu per hari. Tiap minggu bersandar pada minggu sebelumnya, dan tabel-tabel sebelumnya tetap dicampur supaya tak ada yang memudar. Kalau fakta satu minggu masih lambat, ulangi minggu itu. Untuk memeriksa apakah rencananya berhasil, tanyakan dua puluh fakta acak di akhir.
- Minggu 1: yang gratisan — ×1, ×2, ×5, ×10.
- Minggu 2: ×9 dan ×3, minggu 1 tetap dicampur.
- Minggu 3: ×4 dan ×8, minggu 1 dan 2 tetap dicampur.
- Minggu 4: inti yang sulit — enam fakta, satu minggu.
Tantangan Harian bisa dimainkan tanpa biaya dan tanpa akun.
Giliranmu
Tiga soal untuk dicoba — ketuk jawabanmu.
7 × 8
6 × 9
12 × 12
Begitu ingatannya sudah otomatis, jalan pintas di trik berhitung di luar kepala adalah langkah berikutnya yang wajar: hampir semuanya menganggap tabel perkalian sudah keluar seketika.
Tanya jawab
- Bagaimana cara terbaik melatih tabel perkalian?
- Sebentar saja, setiap hari, dan dengan urutan diacak. Lima menit sehari yang fokus lebih berguna daripada satu jam sekali seminggu, karena sebuah perkalian menguat setiap kali kamu menariknya dari ingatan, bukan setiap menit kamu memandanginya. Melafalkan satu tabel berurutan hanya membentuk rantai, bukan ingatan: ditanya 3 × 7 mendadak, kamu akan menghitung dari awal lagi. Urutan yang diacak memaksa ingatan bekerja sungguhan.
- Berapa lama waktu untuk hafal tabel perkalian?
- Kebanyakan orang sampai pada hafalan yang bisa diandalkan dalam enam sampai sepuluh minggu, dengan lima sampai sepuluh menit sehari, asalkan latihannya diacak dan bukan dilafalkan. Waktunya lebih singkat daripada dugaan orang karena dari 144 perkalian hanya segelintir yang benar-benar sulit: sisanya tertutup oleh pola, oleh pasangan kembarnya, atau memang sudah dikuasai.
- Tabel perkalian mana yang paling sulit?
- Setelah tabel yang mudah dikeluarkan dan tiap pasangan dihitung sekali saja, yang benar-benar sulit tinggal 6x7, 6x8, 7x8, 7x9, 6x6 dan 7x7. Hampir semua sisanya tertutup sebuah pola. Menyerang enam itu langsung jauh lebih hemat daripada menggilas semua 144.
- Apakah 3 x 8 dan 8 x 3 harus dihafal terpisah?
- Tidak. Perkalian memberi hasil yang sama dari kedua arah, jadi setiap hafalan datang bersama kembarannya secara cuma-cuma. Satu gagasan itu saja memangkas separuh beban hafalan, dan sebaiknya diucapkan terang-terangan, bukan ditunggu sampai anak menyadarinya sendiri.